Selasa, 24 Juli 2012

Budaya Politik di Indonesia

Budaya politik : Sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat.

  • Merupakan aspek politik dari nilai-nilai yang terdiri atas pengetahuan, adat istiadat, tahayul, dan mitos
  • Dapat dilihat dari aspek doktrik dan aspek generik (bentuk)
  • Hakikat dan ciri budaya politik, yaitu menyangkut masalah nilai-nilai sebagai prinsip dasar
  • Bentuk budaya politik menyangkut sikap dan norma
Menurut Gabriel A. Almond dan Sidney Verba, budaya politik adalah :
Terdapatnya satu perangkat yang meliputi seluruh nilai-nilai politik yang terdapat di seluruh bangsa.

Pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati

Senin, 23 Juli 2012

Ketenagakerjaan dan Pengangguran

Ketenagakerjaan : Persoalan-persoalan yang dihadapi oleh satu negara dalam penyediaan lapangan pekerjaan guna mencari para pencari kerja.

Faktor-faktor yang mempengaruhi ketenagakerjaan :

  • Proteksionisme negara maju dalam menerima ekspor negara berkembang
  • Sulitnya masuk arus modal asing (terbatasnya investasi luar negeri)
  • Keterbatasan keahlian pencari kerja
  • Adanya pasar global di negara maju
Penduduk : Semua orang yang menetap di wilayah geografi satu negara selama 6 bulan/lebih.
Penduduk digolongkan menjadi 2, yaitu :
  • Penduduk produktif : Kelompok masyarakat yang berusia 15-60 tahun yang mampu melakukan proses produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup
  • Penduduk non-produktif : Kelompok masyarakat yang berusia dibawah 15 tahun dan diatas 60 tahun yang kehidupannya bergantung pada usia produktif
Angkatan kerja : Jumlah penduduk usia kerja yang sudah mempunyai pekerjaan tetap dan sedang mencari kerja.
Tenaga kerja : Setiap orang yang mampu menghasilkan barang dan jasa baik untuk kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat luas.
Kesempatan kerja : Peluang kerja atau keadaan yang menunjukkan tersedianya lapangan pekerjaan yang cukup untuk diisi oleh para pencari kerja.
Kesempatan kerja dibagi menjadi 4, yaitu :
  • Full employement : Kesempatan kerja yang penuh dan terjadi bila di masyarakat tersedia di lapangan kerja yang cukup sehingga para pencari kerja memperoleh kerja

Rabu, 18 Juli 2012

Pengaruh Perkembangan Hindu-Buddha pada Masyarakat Indonesia

A. Proses Perkembangan Budaya Hindu - Buddha


1. Perkembangan Agama Hindu

  • Agama Hindu berkembang sejak bangsa Arya masuk ke India sejak 1500 SM.
  • Bangsa Arya mendesak ras Dravida dan terjadilah percampuran ras (sinkritisme)
  • Bersifat politheisme
  • Kitab suci : Weda
Tujuan pembuatan kasta untuk mencegah percampuran ras antara bangsa Arya dan Dravida.
Sistem kasta :
1. Brahmana (golongan pendeta)
2. Ksatria (golongan bangsawan)
3. Waisya (golongan petani, pedagang)
4. Sudra (golongan budak)

Dewa utamanya adalah Trimurti, yang terdiri atas : 
1. Brahma (dewa pencipta)
2. Wisnu (dewa pemelihara)
3. Syiwa (dewa perusak)

Kitab Weda terdiri atas 4 bagian, yaitu :
1. Rigweda, berisi syair pujian terhadap para dewa
2. Samaweda, berisi syair dan nyanyian suci dalam upacara
3. Yajurweda, berisi doa-doa pengantar sesaji dalam upacara
4. Atharwaweda, berisi mantra untuk menyembuhkan orang sakit dan jampi untuk sihir serta ilmu gaib mengusir penyakit dan para musuh.

Di India, paham Trimurti dikembangkan berpasangan dengan Trisakti yang meliputi :
a. Saraswati, permaisuri Brahma, melambangkan dewi kebijaksanaan dan pengetahuan
b. Laksmi, permaisuri Wisnu, melambangkan dewi kecantikan dan kebahagiaan
c. Parwati, permaisuri Syiwa, melambangkan dewi keberaniaan dan kegarangan (druga)

2. Perkembangan Agama Buddha

  • disyiarkan oleh Shiddarta
  • Shiddarta sendiri disebut Buddha Gautama (cakyamuni)
  • Kitab suci : Tripitaka
Dewa utama dalam agama Buddha : 
1. Buddha
2. Dharma
3. Sanggha

Aliran dalam agama Buddha :
1. Hirayana (kendaraan kecil)
2. Mahayana (kendaraan besar)

Isi kitab Tripitaka :
a. Vinayapitaka
b. Suttapitaka
c. Abdidharmapitaka

Sabtu, 09 Juni 2012

Kisi - Kisi UAS Bahasa Perancis

1. Teks wacana dengan tema : Kehidupan Sekolah
2. Grammaire :

  • Article defini/indefini
  • Konjugasi kata kerja
  • La negation
  • Preposition
3. Vocabulaire :
  • Hari/bulan, jam
  • Mata pelajaran
4. Menyusun kalimat

Kisi - Kisi UAS Bahasa Indonesia


  1. Peribahasa
  2. Persuasif (hal 198) argumentatif (hal 128)
  3. Klausa dan frasa (hal 197)
  4. Membaca tabel (hal 180), scanning, skimming
  5. Konjungsi (hal 132)
  6. Ke - an (hal 171)
  7. Kalimat pasif
  8. Unsur intrinsik (haln169)
  9. Nilai - nilai dalam cerita (hal 136)
  10. Hikayat (hal 167)
  11. Ciri - ciri cerita rakyat (hal 134)
  12. Pola kalimat
  13. Pidato (hal 183)
  14. Marah Rusli (hal 194)
  15. Huruf kapital

Kamis, 07 Juni 2012

UAS PKn

1. Syarat presiden menurut pasal 6 UUD 1945 :

  • capres dan cawapres harus merupakan Warga Negara Indonesia sejak lahir dan tidak boleh menerima warga kenegaraan lain
  • tidak pernah menghianati negara
  • sehat secara jasmani dan rohani untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya
2. Pasal 24 mengatur tentang Mahkamah Agung
3. Pasal 24 ayat 2 : Badan peradilan yang dibawah Mahkamah Agung dalam lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer, peradilan tata usaha negara dan Mahkamah Konstitusi
4. Pasal 20 ayat 1 : DPR sebagai lembaga legislatif (membuat undang-undang)
5. Di Uni Soviet, dewan mentri/kabinet wajib memberikan laporan tentang kegiatan pemerintahan kepada majelis tinggi
6. Pasal 19 ayat 3 : DPR bersidang minimal 1x dalam 1 tahun
7. Pasal 4 ayat 1 : Presiden RI memegang kekuasaan pemerintahan menurut undang-undang
8. Pasal 22 E : Tujuan diadakannya Pemilu :
  • Pemilihan anggota DPR (pusat)
  • Pemilihan anggota DPRD 1 (provinsi)
  • Pemilihan anggota DPRD 2 (kabupaten)
  • Pemilihan anggota DPD
  • Pemilihan presiden dan wakil presiden
9. Pasal 22 C : DPD mewakili daerah provinsi (daerah tingkat 1)
10. Jumlah anggota DPD minimal 4 orang
11. Pasal 2 ayat 1 : MPR terdiri dari anggota DPR dan DPD
12. Masyarakat yang menghendaki bahwa tidak ada kelas dalam masyarakat, semua sama rata. Pemerintahan dilakukan oleh kaum buruh merupakan pemerintahan marxisme
13. Suprastruktur politik : Lembaga tinggi negara yang menghasilkan output
Contoh :

  • MPR
  • DPR
  • Presiden
  • DPD
  • Mahkamah Agung
  • Mahkamah Konstitusi
  • Komisi Yudisial
14.  Pasal 28 mengatur tentang menjamin kemerdekaan warga negara untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.
15. Infrastruktur politik : Organisasi kemasyarakatan yang tugasnya memberikan input kepada suprastruktur politik untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah.
Contoh :
  • LSM
  • Partai politik
  • Tokoh masyarakat
  • Kelompok penekan
  • Pers
16. Indonesia :
  • Bentuk negara : Kesatuan
  • Bentuk pemeritahan : Republik
  • Bentuk kabinet : Presidensial
  • Sifat negara : Demokrasi
17. Pasal 1 ayat 2 : Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilakukan berdasarkan UUD
18. Sistem kepartaian :
  • Multi party system (Perancis, Indonesia)
  • One party system (negara komunis)
  • Two party system (negara dengan suku bangsa sama)
19. Indonesia menganut sistem kepartaian multi karena negara Indonesia adalah negara pluralis dan majemuk.
20. Kedudukan pembukaan UUD 45 sebagai pokok kaidah negara yang fundamental yang kedudukannya tetap dan tidak dapat dirubah
21. Fungsi partai politik :
a. Fungsi komunikasi politik :
  • menampung aspirasi rakyat
  • menyalurkan aspirasi rakyat
  • memperjuangkan aspirasi rakyat 
b. Fungsi sosialisasi politik :
  • menanamkan nilai-nilai norma di masyarakat
c. Sarana pengatur konflik : 
  • Parpol mampu menyelesaikan berbagai konflik di masyarakat
d. Recruitment politic : 
  • parpol harus mampu mengajak orang-orang berbakat untuk menjadi anggota partai dan kader partai yang loyal dan berkualitas
22. Sistem politik yang dianut oleh Indonesia adalah Sistem Politik Demokrasi Pancasila
23. Pasal 20a : DPR memiliki fungsi :
  • Fungsi legislasi (membuat undang-undang)
  • Fungsi anggaran (membuat undang-undang APBN)
  • Fungsi pengawasan (mengawasi presiden)
24.
Kebaikan sistem parlementer Kelemahan sistem parlementer
Lebih demokratis Pemerintahan kurang stabil (kabinet jatuh bangun dalam waktu singkat karena adanya mosi tidak percaya dari parlemen)

25.
Kebaikan sistem presidentil Kekurangan sistem presidentil
Pemerintahan lebih stabil Kurang demokratis

26. Fungsi dasar negara :

  • sumber hukum nasional
  • pedoman warga negara dalam melaksanakan hak dan kewajiban
  • sumber motivasi dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan bangsa
  • sebagai dasar/pedoman kegiatan penyelengaraan negara
27. Periode 1949 - 1950 :
  • Konstitusi RIS
  • Bentuk negara Indonesia adalah serikat
28. Tujuan Belanda membentuk negara serikat, yaitu untuk memecah belah dan menguasai Indonesia (devide et impera)
29. Syarat naturalisasi :
  • Berumur 18 tahun ke atas
  • Tinggal di Indonesia 5 tahun berturut-turut atau 10 tahun tidak berturut-turut
  • Bersedia melepaskan kewarganegaraan lain
  • Mengajukan permohonan secara tertulis kepada mentri kehakiman
  • Bersedia membayar uang kas negara
  • Mempunyai penghasilan tetap
30. Terkadang pada dunia kerja, ada perbedaan antara pria dan wanita yang biasa disebut diskriminasi gender.
31. Anggota DPD mewakili tingkat 1/provinsi
32. Hak DPR :
  • Hak angket : Menyelidiki masalah karena kebijakan pemerintah
  • Hak interpelasi : Meminta keterangan kepada presiden mengenai kebijakan pemerintah
  • Hak inisiatif : Mengajukan RUU
33. Pengertian sistem : Suatu mekanisme yang terdiri dari beberapa unsur/faktor. Masing-masing unsur melakukan tugasnya masing-masing. Unsur satu dengan yang lain saling berhubungan.
34. Pasal 23 : Badan Pemeriksa Keuangan.
Setelah memeriksa keuangan negara, BPK melapor kepada DPR, DPD, dan DPRD.
35. Lembaga tinggi negara yang tugasnya mengusulkan pengangkatan hakim agung dan menjaga kehormatannya adalah Komisi Yudisial
36. Tugas pokok Mahkamah Agung :
  • membuat keputusan tingkat kasasi
37. Tugas pengadilan tinggi :
  • membuat keputusan banding








Rabu, 06 Juni 2012

UAS Sosiologi

1. Pengertian sosiologi sebagai ilmu pengetahuan!
Sosiologi merupakan sebuah pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil pemikiran ilmiah dan dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain.


2. Faktor pendorong lahirnya ilmu sosiologi!
Akibat adanya perubahan tingkah laku masyarakat yang mencolok


3. Metode pengumpulan data :
a. Observasi : Terjun langsung untuk melihat atau mengamati suatu kasus

  • Simulasi : Metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan sesungguhnya
  • Partisipasi : Ikut serta dalam suatu kegiatan
b. Wawancara : Tanya jawab dengan seseorang yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal
c. Survey : Pengamatan langsung ke satu lokasi
d. Angket : Daftar pertanyaan tertulis mengenai suatu masalah dengan ruang untuk jawaban bagi setiap pertanyaan
e. Komparatif : Pengamatan dengan membandingkan antara bermacam-macam masyarakat dan bidang-bidang untuk memperoleh hasil sebagai petunjuk tentang perilaku masyarakat
f. Metode deduktif : Metode yang dimulai dari hal-hal yang berlaku umum untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus
g. Metode induktif : Metode yang mempelajari suatu gejala khusus untuk mendapat kesimpulan yang bersifat umum
h. Metode kualitatif : Metode yang menggunakan cara kerja dengan menjabarkan hasil penelitian berdasarkan penelitian dan pemaknaan terhadap data yang diperoleh
i. Metode kuantitatif : Metode yang digunakan peneliti dengan mengutamakan bahan-bahan penelitian dengan menggunakan angka, tabel, skala, dll.

4. Pihak yang menetapkan masalah sosial adalah pemimpin dalam suatu kelompok masyarakat.

5. Ramalan dalam ilmu sosiologi digunakan sebagai bahan untuk

6. Manfaat ilmu sosiologi adalah untuk menemukan sebab akibat terjadinya masalah sosial dalam tahap pembangunan.

7. Penelitian terapan bertujuan untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat atau pemerintah

8. Tahapan-tahapan pembangunan masyarakat : 
a. Perencanaan : Pada tahap ini diadakan identifikasi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, pusat perhatiannya, stratifikasi sosial pusat kekuasaan maupun saluran komunikasi
b. Penerapan/pelaksanaan : Pada tahap ini perlu diadakan persyaratan kekuatan sosial dalam masyarakat
c. Evaluasi : Diadakan analisis terhadap efek pembangunan sosial

9. Manfaat penelitian dalam pembangunan :
a. Struktural : Mencakup perencanaan, pembentukan, dan evaluasi terhadap lembaga-lembaga sosial
b. Spiritual : Mencakup watak dan pendidikan dalam penggunaan cara-cara berpikir ilmiah


10. Masalah lingkungan hidup :
a. Lingkungan fisik : Semua benda mati yang ada di sekeliling manusia
b. Lingkungan biologis : Segala sesuatu di sekeliling manusia yang berupa organisme yang hidup
c. Lingkungan sosial : Terdiri atas individu atau kelompok yang berada di sekitar manusia
d. Lingkungan budaya : Segala sesuatu di sekeliling manusia yang berupa hasil-hasil kebudayaan manusia

11. Ciri-ciri sosilogi sebagai ilmu :
a. Empiris : Didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya menduga-duga
b. Teoritis : Selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret
c. Komulatif : Disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada kemudian diperbaiki untuk memperkuat teori-teori lama
d. Nonetis : Pembahasan suatu masalah tetapi tidak mempersoalkan baik dan buruk

12. Sosiologi sebagai ilmu murni : Sosiologi bertujuan untuk menggambarkan dan membentuk pengetahuan secara abstrak guna mempertimbangkan mutunya.

13. Sosiologi sebagai ilmu terapan : Sosiologi bertujuan mencari cara-cara penggunaan pengetahuan ilmiah untuk memecahkan masalah praktis. 


14. Metode rasional : Metode yang mengutamakan penalaran dan logika

15. Kajian sosilogi dalam bidang ekonomi : berhubungan dengan produksi, distribusi, dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam.

16. Objek kajian sosiologi : masyarakat

17. Masalah keteraturan lingkungan sosial dapat dilakukan dengan pengendalian sosial

18. Pengambilan data :
a. Primer : Diambil secara langsung
b. Sekunder : Diambil secara tidak langsung

19. Pengertian masalah sosial : Suatu kondisi yang terlahir dari sebuah keadaan masyarakat yang tidak ideal.

20. Fungsi sosiologi dalam pembangunan :
a. Mengetahui pola interaksi sosial
b. Kelompok sosial yang menjadi bagian dari masyarakat
c. Kebudayaan yang berintikan nilai-nilai
d. Lembaga-lembaga yang merupakan kesatuan kaidah yang berkisar pada kebutuhan dasar manusia
e. Stratifikasi sosial

21. Penyebab terjadinya masalah sosial :
a. Faktor ekonomis : kemiskinan, pengangguran
b. Faktor biologis : penyakit dan kesehatan tubuh
c. Faktor biopsikologis : penyakit saraf, bunuh diri, disorganisasi jiwa
d. Faktor kebudayaan : perceraian, kejahatan, kenakalan anak-anak