Sabtu, 28 Juli 2012

Struktur Birokrasi


KERAJAAN MAJAPAHIT

Sumber Sejarah
– Prasasti Butak (1294 M) dikeluarkan R. Wijaya setelah ia naik tahta yang memuat peristiwa keruntuhan kerajaan Singasari dan perjuangan Raden Wijaya untuk mendirikan kerajaan.
– Kidung Harsawijaya dan Kidung Panji Wijayakrema menceritakan R. Wijaya ketika menghadapi musuh dari kediri dan tahun awal perkembangan Majapahit.
– Kitab Pararaton menceritakan tentang pemerintahan raja-raja Singasari dan Majapahit.
• Kitab Negarakertagama menceritakan tentang perjalanan raja Hayam Wuruk ke Jawa Timur

- Aspek Kehidupan Politik
• Kekuasaan kerjaan majapahit merupakan suatu massa yang paling mengesankan dalam sejarah Indonesia, karena pada masa ini Indonesia terdapat suatu kerajaan besar yang disegani oleh banyak negara asing dan membawa keharuman nama Indonesia sampai jauh keluar wilayah negara Indonesia.

– Struktur Birokrasi
• Sifat kekuasaan kerajaan teritorial dan desentralisasi. Raja memegang kekusaan tertinggi (sebagai penjelmaan dewa) dalam menjalankan tugas dibantu oleh beberapa pejabat kerajaan antara lain dewan pertimbangan kerajaan, Mangkubumi dan pejabat dibidang keagamaan
• Perjuangan Raden Wijaya
• Sejak serangan Jayakatwang atas Singasari Raden Wijaya berhasil melarikan diri ke Arya Wiraraja di Madura. Atas jasa Wiraraja, Wijaya diterima kembali oleh Jayakatwang serta akhirnya diberi tanah Tarik.
• Serangan Khubilai Khan ke Jawa dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengatur siasat menyerang Kediri. Setelah Kediri jatuh (Jayakatwang dan putranya dibawah Raden Wijaya berbalik menyerang Tartar. Dia memerintah dan mendirikan Kerajaan Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Dan dengan diperistrinya putri Kertanegara maka dia telah mempersatukan keluarga besar Ken Arok.
• Pada tahun 1309 M, Kertarejasa digantikan Kalagemet hingga 1328 M., masa pemerintahan Sri Jaya Negara (Kalagemet) diwarnai pemberontakan-pemberontakan :
– Ronggolawe - Nambi
– Lembu Sora - Kuti
• Saat pemberontakan Kuti itulah muncul peranan Gajah Mada tahun 1328 M. Jayanegara di bawah Banyu Tanca yang berhasil dibalas juga oleh Gajah Mada. Pengganti Jayanegara adalah Tribuana Tunggadewi (putri Gayatri 1328 – 1350 M) yang berhasil ditumpas oleh Gajah Mada. Saat itulah gajah Mada diangkat Patih Mangkubumi Majapahit dan mengucapkan Sumpah “Tan Amukti Palapa”. Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk yang naik tahta pada usia 16 tahun, dengan gelar, Rajasanegara. Politik dalam negeri ditempuh dengan memusatkan kegiatan politik dan stabilitas di Majapahit, sedangkan politik luar negerinya adalah persatuan wilayah Nusantara. Melanjutkan usaha Kertanegara berhasil menggalang kerjasama dengan negara tetangga (Mitreka Strategi) Birma, Ligor, Anam, Campa, Kamboja, dan Srilangka.
– Struktur Birokrasi
• Sifat kekuasaan kerajaan teritorial dan desentralisasi. Raja memegang kekusaan tertinggi (sebagai penjelmaan dewa) dalam menjalankan tugas dibantu oleh beberapa pejabat kerajaan antara lain dewan pertimbangan kerajaan, Mangkubumi dan pejabat dibidang keagamaan

Perjuangan Raden Wijaya
• Sejak serangan Jayakatwang atas Singasari Raden Wijaya berhasil melarikan diri ke Arya Wiraraja di Madura. Atas jasa Wiraraja, Wijaya diterima kembali oleh Jayakatwang serta akhirnya diberi tanah Tarik.
• Serangan Khubilai Khan ke Jawa dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengatur siasat menyerang Kediri. Setelah Kediri jatuh (Jayakatwang dan putranya dibawah Raden Wijaya berbalik menyerang Tartar. Dia memerintah dan mendirikan Kerajaan Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Dan dengan diperistrinya putri Kertanegara maka dia telah mempersatukan keluarga besar Ken Arok.
• Pada tahun 1309 M, Kertarejasa digantikan Kalagemet hingga 1328 M., masa pemerintahan Sri Jaya Negara (Kalagemet) diwarnai pemberontakan-pemberontakan :
– Ronggolawe - Nambi
– Lembu Sora - Kuti
• Saat pemberontakan Kuti itulah muncul peranan Gajah Mada tahun 1328 M. Jayanegara di bawah Banyu Tanca yang berhasil dibalas juga oleh Gajah Mada. Pengganti Jayanegara adalah Tribuana Tunggadewi (putri Gayatri 1328 – 1350 M) yang berhasil ditumpas oleh Gajah Mada. Saat itulah gajah Mada diangkat Patih Mangkubumi Majapahit dan mengucapkan Sumpah “Tan Amukti Palapa”. Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk yang naik tahta pada usia 16 tahun, dengan gelar, Rajasanegara. Politik dalam negeri ditempuh dengan memusatkan kegiatan politik dan stabilitas di Majapahit, sedangkan politik luar negerinya adalah persatuan wilayah Nusantara. Melanjutkan usaha Kertanegara berhasil menggalang kerjasama dengan negara tetangga (Mitreka Strategi) Birma, Ligor, Anam, Campa, Kamboja, dan Srilangka.

Kehidupan Ekonomi
• Dalam dunia perdagangan, kerajaan Majapahit memegang dua peranan yang sangat penting :
– Sebagai kerajaan produsen
– Sebagai kerajaan perantara
• Dengan demikian, hubungan kerajaan Majapahit dengan negara tetangga telah membawa keuntungan besar bagi kerajaan Majapahit.

Kehidupan Budaya
Candi :
• - Candi Penataran
• - Candi Egalwangi dan Surawana (Pare, Kediri)
• - Candi Suwentar (Blitar)
• - Candi Sumberjati (Blitar)
• - Canti Tikus (Trowulan)
Sastra
- Sastra zaman Majapahit awal, diantaranya :
– Kitab Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca
– Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular
– Kitab Arjunawiwaha karangan Mpu Tantular
– Kitab Kunjarakarna tidak diketahui pengarangnya
– Kitab Parthayajna, tidak diketahui pengarangnya
- Sastra zaman Majapahit akhir :
– Kitab Pararaton mengenai riwayat raja-raja Singasari dan Majapahit
– Kitab Sudayana mengenai peristiwa bubat
– Kitab Solandaka mengenai pemberontakan Semi
– Kitab Ranggalawe mengenai pemberontakan Ranggalawe
– Panji Wijaya Krama mengurangi riwayat Raden Wijaya sampai menjadi raja.
– Kitab Usana Jawa, tentang penaklukan P. Bali oleh Gajah Mada dan Arya Damar, pemindahan Keraton Majapahit ke Gelgel dan penumpasan Raja yang bernama Maya Denawa.
– Kitab Usana Bali, tentang kekacauan di Pulau Bali akibat keganasan Maya Denawa yang akhirnya dibunuh oleh dewa-dewa.

KERAJAAN SINGASARI

- Sumber Sejarah
• Kitab Pararaton, tentang raja-raja Singasari
• Kitab Negarakertagama, berisi silsilah raja-raja Majapahit yang memiliki hubungan erat dengan raja-raja Singasari.
• Berita asing (Cina) tentang Kaisar Khubilai Khan (Cina) mengirim pasukannya untuk menyerang Singasari.
• Peninggalan-peninggalan berupa bangunan candi yang dijadikan makam dari Raja Singasari seperti Candi Kidal, Candi Jago, Candi Singasari, dsb.

- Aspek Kehidupan Politik
• Sebagai kerajaan Hindu pada waktu itu kerajaan Singasari pernah mencapai kejayaan dan merupakan cikal bakal kerjaan Majapahit.

Berikut raja-raja yang pernah memerintah di Singasari.
- Ken Arok
• Pertemputan di dekat Ganter tahun 1222 M, membawa nama Ken Arok semakin baik. Dan akhirnya Ken Arok memutuskan untuk membentuk dinasti baru yaitu dinasti Rajasa dan membangun kerajaan baru yaitu Singasari.
- Anusapati
• Setelah Ken Arok dibunuh Anusapati, tahta kerajaan Singasari dipegang Anusapati (1227 – 1248 M). Walaupun pemerintahannya berlangsung lama tapi ternyata kematian Ken Arok pun pada akhirnya tercium oleh Tohjaya yang akhirnya dengan keris yang sama dia dibunuh Anusapati.
- Tohjaya
• Pemerintahan Tohjaya berlangsung singkat (1248 M) karena kematian Anusapati akhirnya diketahui oleh Raggawuni (putra Anusapati) dan dia menuntut hak atas tahta Singasari. Dengan bantuan Mahesa Cempaka dan Lembu Ampel akhirnya Ranggawuni berhasil merebut tahta kerjaan dengan gelar Wisnuwardhana.
- Wisnuwardhana
• Dengan dibantu Mahesa Cempaka yang bergelar Narasinghamurti Wisnuwardhana memerintah Singasari dari tahun 1248 – 1268 M. pada tahun 1254 M Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanegara sebagai yuvaraja (raja muda) dan Wisnuwardhana merupakan satu-satunya yang tidak terbunuh.
- Kertanegara
• Raja Kertanegara (1268 – 1292 M) merupakan raja terakhir di Singasari dan dia berhasil melangkah ke luar wilayah Jawa Timur untuk mewujudkan cita-cita persatuan Nusantara dibawah panji kerajaan Singasari. Dan berikut adalah usaha Kertanegara guna mencapai tujuan politiknya :
– Politik Dalam Negeri
– Mengadakan pergeseran pembantu-pembantunya seperti Mahapatih Raganata digantikan oleh Aragani. Raganata diangkat menjadi Adhyaksa di Tumapel. juga Banyak Wide yang berasal dari rakyat biasa diangkat menjadi Bupati Sumenep (Madura)
– Berbudi baik pada lawan politiknya dengan mengangkat putra Jayakatwang (Raja Kediri) yang bernama Ardharaja menjadi menantunya dan Raden Wijaya (cucu Mahesa Cempaka) sebagai menantunya.
– Memperkuat angkatan perang
– Politik Luar Negeri
• Untuk mencapai cita-cita politiknya itu, Raja Kertanegara menempuh cara :
– Melaksanakan ekspedisi Pamalayu (1275 dan 1286 M) untuk menguasai Kerajaan Melayu serta melemahkan posisi kerajaan Sriwijaya di Selat Malaka.
– Menguasai Bali (1289 M)
– Menguasai Pahang (Malaya) dan Tanjung pura (Kalimantan)

KERAJAAN SRIWIJAYA

Sumber sejarah : kerajaan Sriwijaya yang terletak di Sumatera keberadaannya dapat diperoleh dari bukti-bukti sebagai berikut :

Sumber dalam negeri
• a). Prasasti Kedukan Bukit (683 M)
Isi : Raja Sriwijaya Dapunta Hyang membawa tentara 20.000 orang berhasil
menundukkan Minangatamwan (daerah Binaga yang terletak di Jambi).
• b). Prasasti Talang Tuo (684 M)
Isi : Pembuatan Taman Srikesetra atas perintah Raja Dapunta Hyang.
• c). Karang Birahi (686 M)
Menunjukkan penguasaan daerah pedalaman di Jambi.
• d). Prasasti Kota Kapur (686 M)
Isi : Usaha penaklukan bumi Jawa. Prasasti ini ditemukan di pulau Bangka.
• e). Prasasti Telaga Batu
Isi : Kutukan raja terhadap siapa saja yang tidak taat pada raja dan melakukan
kejahatan.
Dari prasasti itu diusulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah dari Minangatamwan ke Palembang selain prasasti terdapat sumber sejarah berupa bangunan kelompok Candi Muara Takus (Bangkinang, Riau)

Sumber asing
• a). Berita Cina abad ke-5 menyebutkan bahwa negara Kan-To-Li (Sriwijaya) mengirim utusan ke Cina.
• b). Berita I-Tsing bahwa kerajaan Sriwijaya negerinya dikelilingi oleh benteng abad ke-7 Sriwijaya merupakan pusat kegiatan ilmiah agama Budha.
• c). Berita India, berupa :
– Prasasti Ligor (775 M)
– Prasasti Nalanda (860 M)
Dari berita India ini dapat diperoleh keterangan bahwa kerajaan Sriwijaya mencapai zaman keemasan saat diperintah oleh Balaputradewa seorang keturunan Dinasti Syailendra, Jawa Tengah.

Kebesaran Kerjaan Sriwijaya didukung oleh faktor-faktor sbb :
• Letaknya strategis
• Runtuhnya kerajaan maritim Funan
• Armada laut yang kuat
• Menguasai daerah-daerah starategis (Selat Malaka, Sunda, Tanah Genting Kra)
• Melimpahnya hasil bumi
• Pusat pendidikan agama Budha di Asia Tenggara
Struktur Birokrasi kerajaan Sriwijaya
Wilayah kekuasaan Sri Wijaya lebih banyak tertuju didaerah lautan maupun jalur dan pusat perdagangan yang strategis. Kekuasaan tertinggi ditangan raja bersifat langsung dalam pengawasan ditempat-tempat yang strategis.

Masa Keruntuhan Sriwijaya
• Dari berita Cina, kerajaan Sriwijaya mengalami kemunduran mulai abad ke-10 sampai runtuhnya terjadi akhir abad ke-12.
• Beberapa faktor penyebabnya adalah sebagai berikut :
– Negara-negara taklukan melepaskan diri (Ligor, Tanah Genting Kra, Kelantan, Pahang, dll)
– Mundurnya perekonomian perdagangan karena bandar-bandar penting melepaskan diri.
– Di bidang militer serangan terhadap Sriwijaya terjadi dari :
– Raja Dharmawangsa (992 M)
– Kerajaan Colamandala (1017 M)
– Raja Kertanegara (Ekspedisi Pamalayu 1275)
– Kerajaan Majapahit

Selasa, 24 Juli 2012

Budaya Politik di Indonesia

Budaya politik : Sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat.

  • Merupakan aspek politik dari nilai-nilai yang terdiri atas pengetahuan, adat istiadat, tahayul, dan mitos
  • Dapat dilihat dari aspek doktrik dan aspek generik (bentuk)
  • Hakikat dan ciri budaya politik, yaitu menyangkut masalah nilai-nilai sebagai prinsip dasar
  • Bentuk budaya politik menyangkut sikap dan norma
Menurut Gabriel A. Almond dan Sidney Verba, budaya politik adalah :
Terdapatnya satu perangkat yang meliputi seluruh nilai-nilai politik yang terdapat di seluruh bangsa.

Pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati

Senin, 23 Juli 2012

Ketenagakerjaan dan Pengangguran

Ketenagakerjaan : Persoalan-persoalan yang dihadapi oleh satu negara dalam penyediaan lapangan pekerjaan guna mencari para pencari kerja.

Faktor-faktor yang mempengaruhi ketenagakerjaan :

  • Proteksionisme negara maju dalam menerima ekspor negara berkembang
  • Sulitnya masuk arus modal asing (terbatasnya investasi luar negeri)
  • Keterbatasan keahlian pencari kerja
  • Adanya pasar global di negara maju
Penduduk : Semua orang yang menetap di wilayah geografi satu negara selama 6 bulan/lebih.
Penduduk digolongkan menjadi 2, yaitu :
  • Penduduk produktif : Kelompok masyarakat yang berusia 15-60 tahun yang mampu melakukan proses produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup
  • Penduduk non-produktif : Kelompok masyarakat yang berusia dibawah 15 tahun dan diatas 60 tahun yang kehidupannya bergantung pada usia produktif
Angkatan kerja : Jumlah penduduk usia kerja yang sudah mempunyai pekerjaan tetap dan sedang mencari kerja.
Tenaga kerja : Setiap orang yang mampu menghasilkan barang dan jasa baik untuk kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat luas.
Kesempatan kerja : Peluang kerja atau keadaan yang menunjukkan tersedianya lapangan pekerjaan yang cukup untuk diisi oleh para pencari kerja.
Kesempatan kerja dibagi menjadi 4, yaitu :
  • Full employement : Kesempatan kerja yang penuh dan terjadi bila di masyarakat tersedia di lapangan kerja yang cukup sehingga para pencari kerja memperoleh kerja

Rabu, 18 Juli 2012

Pengaruh Perkembangan Hindu-Buddha pada Masyarakat Indonesia

A. Proses Perkembangan Budaya Hindu - Buddha


1. Perkembangan Agama Hindu

  • Agama Hindu berkembang sejak bangsa Arya masuk ke India sejak 1500 SM.
  • Bangsa Arya mendesak ras Dravida dan terjadilah percampuran ras (sinkritisme)
  • Bersifat politheisme
  • Kitab suci : Weda
Tujuan pembuatan kasta untuk mencegah percampuran ras antara bangsa Arya dan Dravida.
Sistem kasta :
1. Brahmana (golongan pendeta)
2. Ksatria (golongan bangsawan)
3. Waisya (golongan petani, pedagang)
4. Sudra (golongan budak)

Dewa utamanya adalah Trimurti, yang terdiri atas : 
1. Brahma (dewa pencipta)
2. Wisnu (dewa pemelihara)
3. Syiwa (dewa perusak)

Kitab Weda terdiri atas 4 bagian, yaitu :
1. Rigweda, berisi syair pujian terhadap para dewa
2. Samaweda, berisi syair dan nyanyian suci dalam upacara
3. Yajurweda, berisi doa-doa pengantar sesaji dalam upacara
4. Atharwaweda, berisi mantra untuk menyembuhkan orang sakit dan jampi untuk sihir serta ilmu gaib mengusir penyakit dan para musuh.

Di India, paham Trimurti dikembangkan berpasangan dengan Trisakti yang meliputi :
a. Saraswati, permaisuri Brahma, melambangkan dewi kebijaksanaan dan pengetahuan
b. Laksmi, permaisuri Wisnu, melambangkan dewi kecantikan dan kebahagiaan
c. Parwati, permaisuri Syiwa, melambangkan dewi keberaniaan dan kegarangan (druga)

2. Perkembangan Agama Buddha

  • disyiarkan oleh Shiddarta
  • Shiddarta sendiri disebut Buddha Gautama (cakyamuni)
  • Kitab suci : Tripitaka
Dewa utama dalam agama Buddha : 
1. Buddha
2. Dharma
3. Sanggha

Aliran dalam agama Buddha :
1. Hirayana (kendaraan kecil)
2. Mahayana (kendaraan besar)

Isi kitab Tripitaka :
a. Vinayapitaka
b. Suttapitaka
c. Abdidharmapitaka

Sabtu, 09 Juni 2012

Kisi - Kisi UAS Bahasa Perancis

1. Teks wacana dengan tema : Kehidupan Sekolah
2. Grammaire :

  • Article defini/indefini
  • Konjugasi kata kerja
  • La negation
  • Preposition
3. Vocabulaire :
  • Hari/bulan, jam
  • Mata pelajaran
4. Menyusun kalimat

Kisi - Kisi UAS Bahasa Indonesia


  1. Peribahasa
  2. Persuasif (hal 198) argumentatif (hal 128)
  3. Klausa dan frasa (hal 197)
  4. Membaca tabel (hal 180), scanning, skimming
  5. Konjungsi (hal 132)
  6. Ke - an (hal 171)
  7. Kalimat pasif
  8. Unsur intrinsik (haln169)
  9. Nilai - nilai dalam cerita (hal 136)
  10. Hikayat (hal 167)
  11. Ciri - ciri cerita rakyat (hal 134)
  12. Pola kalimat
  13. Pidato (hal 183)
  14. Marah Rusli (hal 194)
  15. Huruf kapital

Kamis, 07 Juni 2012

UAS PKn

1. Syarat presiden menurut pasal 6 UUD 1945 :

  • capres dan cawapres harus merupakan Warga Negara Indonesia sejak lahir dan tidak boleh menerima warga kenegaraan lain
  • tidak pernah menghianati negara
  • sehat secara jasmani dan rohani untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya
2. Pasal 24 mengatur tentang Mahkamah Agung
3. Pasal 24 ayat 2 : Badan peradilan yang dibawah Mahkamah Agung dalam lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer, peradilan tata usaha negara dan Mahkamah Konstitusi
4. Pasal 20 ayat 1 : DPR sebagai lembaga legislatif (membuat undang-undang)
5. Di Uni Soviet, dewan mentri/kabinet wajib memberikan laporan tentang kegiatan pemerintahan kepada majelis tinggi
6. Pasal 19 ayat 3 : DPR bersidang minimal 1x dalam 1 tahun
7. Pasal 4 ayat 1 : Presiden RI memegang kekuasaan pemerintahan menurut undang-undang
8. Pasal 22 E : Tujuan diadakannya Pemilu :
  • Pemilihan anggota DPR (pusat)
  • Pemilihan anggota DPRD 1 (provinsi)
  • Pemilihan anggota DPRD 2 (kabupaten)
  • Pemilihan anggota DPD
  • Pemilihan presiden dan wakil presiden
9. Pasal 22 C : DPD mewakili daerah provinsi (daerah tingkat 1)
10. Jumlah anggota DPD minimal 4 orang
11. Pasal 2 ayat 1 : MPR terdiri dari anggota DPR dan DPD
12. Masyarakat yang menghendaki bahwa tidak ada kelas dalam masyarakat, semua sama rata. Pemerintahan dilakukan oleh kaum buruh merupakan pemerintahan marxisme
13. Suprastruktur politik : Lembaga tinggi negara yang menghasilkan output
Contoh :

  • MPR
  • DPR
  • Presiden
  • DPD
  • Mahkamah Agung
  • Mahkamah Konstitusi
  • Komisi Yudisial
14.  Pasal 28 mengatur tentang menjamin kemerdekaan warga negara untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.
15. Infrastruktur politik : Organisasi kemasyarakatan yang tugasnya memberikan input kepada suprastruktur politik untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah.
Contoh :
  • LSM
  • Partai politik
  • Tokoh masyarakat
  • Kelompok penekan
  • Pers
16. Indonesia :
  • Bentuk negara : Kesatuan
  • Bentuk pemeritahan : Republik
  • Bentuk kabinet : Presidensial
  • Sifat negara : Demokrasi
17. Pasal 1 ayat 2 : Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilakukan berdasarkan UUD
18. Sistem kepartaian :
  • Multi party system (Perancis, Indonesia)
  • One party system (negara komunis)
  • Two party system (negara dengan suku bangsa sama)
19. Indonesia menganut sistem kepartaian multi karena negara Indonesia adalah negara pluralis dan majemuk.
20. Kedudukan pembukaan UUD 45 sebagai pokok kaidah negara yang fundamental yang kedudukannya tetap dan tidak dapat dirubah
21. Fungsi partai politik :
a. Fungsi komunikasi politik :
  • menampung aspirasi rakyat
  • menyalurkan aspirasi rakyat
  • memperjuangkan aspirasi rakyat 
b. Fungsi sosialisasi politik :
  • menanamkan nilai-nilai norma di masyarakat
c. Sarana pengatur konflik : 
  • Parpol mampu menyelesaikan berbagai konflik di masyarakat
d. Recruitment politic : 
  • parpol harus mampu mengajak orang-orang berbakat untuk menjadi anggota partai dan kader partai yang loyal dan berkualitas
22. Sistem politik yang dianut oleh Indonesia adalah Sistem Politik Demokrasi Pancasila
23. Pasal 20a : DPR memiliki fungsi :
  • Fungsi legislasi (membuat undang-undang)
  • Fungsi anggaran (membuat undang-undang APBN)
  • Fungsi pengawasan (mengawasi presiden)
24.
Kebaikan sistem parlementer Kelemahan sistem parlementer
Lebih demokratis Pemerintahan kurang stabil (kabinet jatuh bangun dalam waktu singkat karena adanya mosi tidak percaya dari parlemen)

25.
Kebaikan sistem presidentil Kekurangan sistem presidentil
Pemerintahan lebih stabil Kurang demokratis

26. Fungsi dasar negara :

  • sumber hukum nasional
  • pedoman warga negara dalam melaksanakan hak dan kewajiban
  • sumber motivasi dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan bangsa
  • sebagai dasar/pedoman kegiatan penyelengaraan negara
27. Periode 1949 - 1950 :
  • Konstitusi RIS
  • Bentuk negara Indonesia adalah serikat
28. Tujuan Belanda membentuk negara serikat, yaitu untuk memecah belah dan menguasai Indonesia (devide et impera)
29. Syarat naturalisasi :
  • Berumur 18 tahun ke atas
  • Tinggal di Indonesia 5 tahun berturut-turut atau 10 tahun tidak berturut-turut
  • Bersedia melepaskan kewarganegaraan lain
  • Mengajukan permohonan secara tertulis kepada mentri kehakiman
  • Bersedia membayar uang kas negara
  • Mempunyai penghasilan tetap
30. Terkadang pada dunia kerja, ada perbedaan antara pria dan wanita yang biasa disebut diskriminasi gender.
31. Anggota DPD mewakili tingkat 1/provinsi
32. Hak DPR :
  • Hak angket : Menyelidiki masalah karena kebijakan pemerintah
  • Hak interpelasi : Meminta keterangan kepada presiden mengenai kebijakan pemerintah
  • Hak inisiatif : Mengajukan RUU
33. Pengertian sistem : Suatu mekanisme yang terdiri dari beberapa unsur/faktor. Masing-masing unsur melakukan tugasnya masing-masing. Unsur satu dengan yang lain saling berhubungan.
34. Pasal 23 : Badan Pemeriksa Keuangan.
Setelah memeriksa keuangan negara, BPK melapor kepada DPR, DPD, dan DPRD.
35. Lembaga tinggi negara yang tugasnya mengusulkan pengangkatan hakim agung dan menjaga kehormatannya adalah Komisi Yudisial
36. Tugas pokok Mahkamah Agung :
  • membuat keputusan tingkat kasasi
37. Tugas pengadilan tinggi :
  • membuat keputusan banding